Kata – kata Mutiara @RadioGalauFM

“Buat dapetin cewek cantik, gue butuh persiapan matang. Gue butuh keberanian ekstra.” -Bara

“Emang penting ya malem Minggu harus keluar?” -Bara

“Gue harus nulis. Gue harus nyelesein buku gue. Lo liat ya, nanti kalo gue udah jadi penulis terkenal, cewek-cewek bakal antre buat dapetin gue.” -Bara

“Hujan di luar sih udah berhenti. Hujan di hati gue makin deras.” -Bara

“Gue ini bukannya nggak laku. Gue cuma belom nemu aja yang pas.” -Bara

“Buat apa sih lo pacaran kalo cuma buat status doang? Kayak anak SMP tau nggak lo.” -Bara

“Kalo dia tidak gila, itu berarti bukan anak Papa namanya.” -Papa Bara

“Kamu ganteng-ganteng belom punya pacar. Ganteng-ganteng mubazir itu namanya.” -Papa Bara

“Cari pacar kan bisa kapan aja, perjalanan masih panjang.” -Bara

“Dua tahun gue bawa dua helm, akhirnya kejadian juga ada cewek cakep yang mau gue anterin pulang.” -Bara

“Untuk pacaran itu tidak perlu ada waktu yang pas. Tapi kamu harus mencari waktu itu.” -Papa Bara

“Kalo kamu membiarkan waktu terlalu lama, itu memberikan peluang orang lain untuk merebut hati dia dari kamu.” -Papa Bara

“Siapa cewek yang mau-maunya jadi pacar lo?” -Rara

“Ayaaaang, udah ngerjain PR belom? Beneran? Kalo mikirin aku, udah belom?” -Bara

“Kamu tau nggak persamaan kamu dengan bulan? Sama-sama menerangi malamku yang gelap ini.” -Bara

“Setelah ada dia gue nggak pernah kehabisan cerita buat ditulis.” -Bara

“Minggu pertama pacaran semua maniiiis banget.” -Bara

“Kalo jawabnya nggak pa-pa, itu artinya aku kenapa-napa. Kamu nggak sensitif banget sih jadi cowok!” -Velin

“Kamu ngapain sih pake acara curhat di Twitter segala? Kamu kan punya pacar. Kenapa kamu nggak cerita ke aku aja?” -Velin

“Kamu tau nggak persamaam kamu ama sinetron? Capek! Drama-nya nggak selesai-selesai.” -Bara

“Pacaran itu nggak cuma senang-senang doang. Harus sama-sama saling belajar, saling ngertiin, saling nerima.” -Edo

“Pacaran itu kan harusnya saling ngertiin dan saling kompromi.” -Edo

“Pacar itu kayak milih sepatu, semua orang pasti punya sepatu, tapi nggak semuanya pas kan? Sekarang pilihannya dua, lo mash mau pake itu sepatu atau lo cari yang lain.” -Edo

“Kenapa sih semua cowok selalu merasa sok berkuasa?” -Diandra

“Kenapa ya cewek itu sensitif banget kayak pantat bayi?” -Bara

“Aku mencoba mengerti kamu, tapi sampai sekarang aku nggak ngerti-ngerti.” -Bara

“Kamu selalu merasa dunia ini seolah-olah cuma milik kamu doang.” -Bara

“Aku memang pacar kamu. Tapi aku masih punya kehidupan lain.” -Bara

“Kamu mau putus? Aku enggak.” -Velin

“Sebelum ada kamu, hidup aku gelap. Tapi semenjak ada kamu, hidup aku berwarna. Dan aku nggak mau hidup aku gelap lagi.” -Velin

“Menjalin tali silaturahmi antar sesama umar beragama itu hukumnya wajib, dosa kalo menolaknya.” -Bara

“Nggak baik loh nolak bantuan orang lain.” | “Nggak baik juga loh gangguin cewek orang.”

“Kalo dia masih sayang sama lo, dia nggak mungkin cuekin elo dan dia nggak mungkin lari dari lo.” -Tata

“Cantik kan butuh pengorbanan.” | “Kayak cinta ya?”

“Ngapain sih kita pacaran tapi cuma bikin capek aja?” -Diandra

“Buat apa kita pacaran kalo kita nggak bisa jujur?” – Bara

“Buat apa sih kita punya pacar tapi kita masih sering merasa sendirian?” -Diandra

“Entah mana yang lebih sakit, kehilangan kamu atau digantungin terus sama kamu.” -Velin

“Aku udah berusaha untuk perbaiki hubungan kita. Tapi percuma aku mati-matian kalo kamu inginnya terlepas.” -Velin

“Aku udah berusaha berubah demi kamu, tapi kamu malah pergi ninggalin aku.” -Velin

“Apa aku segitu nggak pentingnya buat kamu? Apa aku cuma figuran yang numpang lewat gitu aja?” -Velin

“Omongan kamu kayak nasi yang didiemin dua hari. BASI!” -Velin

“Kenapa ya cewek itu keliatan lebih cantik kalo dia sudah bukan milik kita lagi?” -Bara

“Cewek sempurna itu cuma ada di novel-novel teenlit yang aku baca. Di dunia nyata ini nggak akan pernah ada.” -Velin

“Wajar dong, jatuh, bangun, jatuh, bangun, namanya juga belajar. Nggak langsung bisa kan?” -Rara

“Ada yang nyari orang buat nyembuhin luka di hati.” -Echa

“Move on adalah waktunya untuk mengejar mimpi yang mungkin ketika kemarin pacaran sempat tertunda.” -Echa

“Hidup itu misterius. Hidup penuh dengan hal-hal yang nggak terduga.” -Bara

Dikutip dari http://bloghaqi.wordpress.com/2012/09/30/kutipan-radio-galau-fm/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s