5 Alasan Tak Boleh Lewatkan Piala Dunia 2014

1. Partai Pembukaan di Sao Paulo
64 tahun silam adalah kali terakhir Brasil menjadi tuan rumah Piala Dunia. Karena itu, sudah pasti 65.000 fans akan menyemangati tim Selecao pada laga pembuka lawan Kroasia (12 Juni).
Setelah performa menawan sepanjang Piala Konfederasi, publik “Negeri Samba” tentu optimistis mampu mengamankan gelar juara dunia keenam mereka.
Pemain bintang macam Oscar, David Luiz, Neymar, dan Ramires bisa tampil memperkuat Brasil. Sedangkan Luka Modric dan Dejan Lovren membela Kroasia.
Kedua tim terakhir bertemu di Piala Dunia Jerman 2006. Saat itu, gol tunggal Kaka membuat Brasil menang atas Kroasia.

2. Juara Bertahan di Grup Neraka
Spanyol adalah tim nasional terkuat selama satu dekade terakhir, jadi juara Piala Dunia dan dua kali juara Eropa. Usaha mereka mempertahankan juara makin sulit karena hasil undian yang sulit.
La Roja akan bertemu lawan di final Piala Dunia 2010, Belanda. Selain itu, Iker Casillas dan kawan-kawan juga akan ditantang Chile dan Australia di Grup B.
Pekerjaan Spanyol untuk melaju ke fase berikutnya pun semakin sulit karena akan menghadapi tuan rumah, Brasil, jika sampai menduduki posisi runner-up.

3. Inggris Tampil di Tengah Amazon

Skuad Inggris sebelumnya sudah secara terang-terangan mengatakan “takut” bermain di hutan Amazon pada Piala Dunia nanti. Ketakutan itu pun harus mereka hadapi.

Tim Three Lions terpaksa melawan juara dunia empat kali, Italia, di Manaus yang bisa bersuhu 30 derajat Celsius pada laga pembukaan Grup D.

Persiapan khusus dilakukan Inggris jelang tampil Juni nanti. Roy Hodgson akan memboyong pemain asuhannya ke Miami, Amerika Serikat, sebelum tampil di turnamen. Kelembaban daerah di negara bagian California itu dinilai mirip dengan Manaus.
Namun, Inggris tetap harus bekerja ekstra keras karena Italia sudah mencicipi bermain di udara tropis Brasil saat turun di Piala Konfederasi 2013 kemarin.

4. Kebangkitan Prancis?

Bagi Prancis, undian Piala Dunia ini berbuah manis. Tim yang lolos dramatis atas Ukraina di babak playoff itu masuk bersama tim-tim yang relatif kurang berbahaya.
Swiss, Ekuador, dan Honduras menjadi lawan Les Bleus di Grup E. “Jujur saja, undian ini seharusnya bisa lebih berat lagi,” aku pelatih Prancis, Didier Deschamps, usai undian dua bulan lalu.
Juara dunia 1998 itu sedang terpuruk pada dua turnamen besar terakhir, bahkan jadi juru kunci di fase grup Piala Dunia 2010. Namun, peluang untuk jadi “kuda hitam” di Brasil sangat terbuka berkat undian yang menguntungkan.

5. Messi dan Ronaldo Bersaing Curi Perhatian

Nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo membawa Barcelona dan Real Madrid jadi raksasa Eropa dalam empat tahun terakhir. Namun, keduanya belum apa-apa di kancah sepakbola internasional.
Messi hanya mencetak satu gol selama tampil di putaran final Piala Dunia, saat Argentina menang 6-0 atas Serbia. Sedangkan CR7 hanya mampu membobol gawang Iran dan Korea Utara.
Pada beberapa tahun belakangan, keduanya mulai bersinar dengan kostum tim nasional masing-masing. Ronaldo dan Messi sama-sama jadi motor serangan lolosnya Argentina dan Portugal.
Hattrick Ronaldo atas Swedia di playoff memastikan tiket putaran final Piala Dunia. Messi juga mengemas trigol saat melawan Brasil, pertengahan tahun lalu.
Messi akan hadapi Iran, Bosnia dan Nigeria di Grup F. Sementara itu, Ronaldo menjajal Jerman, Ghana dan Amerika Selatan di Grup G. Mampukah para megabintang ini jadi pahlawan negaranya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s